Loading...

10 Tips Memelihara Kelinci Untuk Pemula

10 Tips Memelihara Kelinci Untuk Pemula
58

Berikut adalah deretan tips memelihara kelinci untuk pemula yang paling penting. Mungkin tidak semua dijabarkan secara spesifik, tapi bisa membantumu untuk memelihara dan merawat kelinci.

  1. Kelinci merupakan hewan yang cerdas dan akan menjadi sahabat barumu. Kelinci dianggap hewan peliharaan yang eksotis dan memiliki kebutuhan yang berbeda dari anjing atau kucing, jadi pastikan dokter hewanmu memiliki pengalaman dengan kelinci. Bahkan dokter hewan untuk anjing atau kucing terbaik mungkin tidak mengetahui tentang kebutuhan kelincimu. Kamu bisa tanya ke Bakpao Rabbit untuk mengetahui daftar dokter hewan yang memiliki pengalaman untuk hewan kecil seperti kelinci.
  2. Sterilkan mereka! Mensterilkan kelinci tidak hanya baik untuk kesehatan kelinci, tetapi juga membantu mengurangi perilaku buruk seperti sifat agresif dan menandai wilayah kekuasaan dengan urinnya. Kelinci yang lebih tua dan belum disteril juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang kanker jenis tertentu, yang dapat dicegah dengan spay / neuter.
  3. Tempatkan kelinci di dalam rumah. Kelinci yang hidup di luar rumah rentan terhadap penyakit, serangan serangga, dan predator seperti kucing liar dan tikus, belum lagi cuaca ekstrem. Yang paling penting, kelinci adalah hewan peliharaan yang sangat sosial dan kamu jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengenal kepribadian unik kelincimu jika ia selalu berada di luar.
  4. Pastikan kamu memilih rumah yang sesuai dan pas untuk kelinci tinggal. Kelinci harus tinggal di ruangan dengan ukuran minimal 4 × 4 ukuran lantai keramik. Banyak orangtua kelinci yang memberikan kelinci mereka akses penuh atas seluruh kamar atau bahkan rumah mereka, wah lega yahh.
  5. Pastikan rumahmu “tahan terhadap kelinci”. Lindungi semua kabel yang terlihat, hindari sesuatu yang berbahan kayu dan pastikan tanaman kesayanganmu diletakkan di tempat yang jauh dari kelincimu bermain, remot tv, dan juga camilan favoritmu harus berada di luar jangkauan kelincimu.
  6. Kelinci bisa diajari menggunakan toiletnya. Kelinci lebih suka membuang kotoran dan urin mereka di satu tempat, sehingga mereka jadi mudah dilatih untuk menggunakan toilet. Gunakan pelet kayu dengan daya serap tinggi di dalam kotak toilet kelinci, contoh merek dari Cat’s Best. Selain alami, tidak akan mengganggu sistem pernapasan kelinci.
  7. Jangan lupa bermain! Kelinci butuh olahraga dan stimulasi untuk kesehatan mereka. Memberikan kelincimu setidaknya satu jam di luar kandang / ruang mereka untuk berlari dan bermain sangat penting. Dn juga, pastikan kelincimu memiliki berbagai mainan yang aman untuk mereka gigit, lempar, kunyah, atau gali!
  8. Pola makan kelinci sangat penting. Kelinci harus diberi makanan pelet dalam jumlah terbatas, jerami / rumput hay tanpa batas dan hijauan setiap hari. Camilan harus diberikan secara terbatas seperti sepotong kecil wortel, pisang, atau kismis / anggu kering per 1 kg berat badan. Memberikan camilan secara harian bisa menjadi indikator yang baik untuk memantau kesehatan kelincimu – jika kelincimu tidak seperti biasanya saat meminta camilan kesukaan mereka, maka kamu bisa tahu ada sesuatu yang tidak beres! Hati-hati saat membeli di toko hewan yang memberi slogan “camilan kelinci” karena banyak yang sebenarnya tidak baik untuk kelinci.
  9. Lakukan riset. Pastikan kamu tahu tentang penyakit kelinci umum seperti GI Stasis dan Bloat (kembung). Buatlah rencana untuk keadaan darurat yang berpotensi membutuhkan perlengkapan P3K kelinci. Bicaralah dengan dokter hewan untuk memeriksa kondisi kesehatan kelincimu.
  10. Ingat, memelihara kelinci adalah komitmen! Kelinci bisa hidup 8-12 tahun. Habiskan waktu bersama kelincimu dan tunjukkan cintamu melalui ciuman dan belaian ke kelincimu. Siapa yang tahu, kelincimu mungkin akan membalas budi! 🙂

Bakpao Rabbit

Leave a Reply

Shopping cart

close